GUBERNUR SHS – MENTAN SUSWONO PADA PANEN MASSAL PADI DAN JANGUNG DI BOLMONG UTARA

Temuwicara Kelompok Tani Bolmong Utara dan Menteri Pertanian

Lima Tahun Kedepan Indonesia Swasembada Pangan

Menteri Pertanian, Ir. Hj. Suswono, MMA mengatakan untuk lima tahun kedepan Bangsa Indonesia diharapkan sudah bisa swasembada kadele, terigu dan gula. Ketiga bahan pangan tersebut,  kondisi saat ini, untuk menutupi kebutuhan dalam negeri kita masih harus mengimport. Khusus untuk bahan pangan padi dan jagung, tinggal melanjutkan karena beberapa tahun terakhir ini, Indonesia sudah berhasil mencapai swasembada beras dan jagung. Selang 2007-2009, produksi rata-rata beras mengalami peningkatan diatas lima persen dan jagung diatas 15 persen. […..]

Menurut Menteri, sejumlah program telah disiapkan pemerintah untuk melanjutkan bahkan meningkatkan swasembada beras dan jangung yang sudah dicapai saat ini. Selain itu, program diversifikasi pertanian, termasuk pembudidayaan buah-buahan pun sudah siap dijalankan. “Yang kita lagi genjot sekarang adalah peningkatan daya saing eksport, peningkatan kesejahteraan petani dan revitalisasi dibidang pertanian yang mencakup revitalisasi lahan, pembibitan, infrastruktur dan prasarana pertanian, SDM, pembiayaan, kelembagaan serta teknologi dan industrialisasi. Sasaran akhir dari program ini adalah swasembada pangan,” jelas Suswono saat temuwicara dengan sejumlah kelompok tani Kabupaten Bolmong Utara, di desa Kayuogo, Pinogaluman. Sebelum melakukan temuwicara, Menteri didampingi Gubernur Sarundajang dan Bupati Datunsolang, melakukan panen padi di desa Kayuogo dan jangung di desa Busato, Pinogaluman, Bolmong Utara.

Untuk menujang keberhasilan kelompok tani yang mengaku sering mengalami kendala permodalan dan pengadaan pupuk, Menteri berjanji akan membantu dengan memberikan keringanan pinjaman modal kerja. “Khusus kelompok tani yang mengalami kendala permodalan, Departemen Pertanian akan menyiapkan pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp 5 juta. Khusus untuk pupuk, Departemen nanti akan mengecek sejumlah distributor pupuk yangada,” kata Menteri dihadapan sejumlah kelompok tani. Turut hadir dalam sesie tanyajawab di lapangan Kayuoga Pinogaluman tersebut diantaranya Gubernur Sinyo Harry Sarundajang, Bupati Bolmut Hamdan Datunsolang dan Muspida setempat.

Gubernur Sarundajang saat menyampaikan sambutan menjelaskan, bahwa Pemerintah Propinsi tetap komitmen untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah ini. Komitmen tersebut menyusul hasil yang sudah dicapai sat ini.  Untuk produksi beras dan jagung, Sulut sudah berada di atas angka rata-rata nasional. Selang 2007-2009, produksi rata-rata beras sudah mencapai 6,47 % . Sementara nasional hanya mengalami peningkatan 5,71 %. Sedang, untuk komoditas Jagung nasional peningkatan rata-rata 15,28 %, sementara Sulut sudah pada posisi 26,31 %.

“Nah, untuk mendukung keberhasilan kelompok tani agar lebih meningkatkan produksi pertanian, saya akan menyumbang mesin perontok padi. Saya akan patungan dengan Pak Menteri Suswono sehingga janji ini bisa segera terealisasi,” kata Gubernur yang disambut gembira kelompok tani peserta temuwicara dengan Menteri Pertanian sambil meneriakan yel-yel SHS Lanjutkan!.

Bupati Datunsolang dalam laporannya menjelaskan bahwa di Kabupaten Bolmong Utara diprogramkan menjadi Kabupaten Padi. Menunjang program ini, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 500 ha. “Saat ini yang sudah digarap seluas 285 ha. Yang kita butuhkan segera hanyalah irigasi agar masa tanam bisa ditingkatkan dari satu kali setahun menjadi tiga kali,” kata Datunsolang yang mengaku bahwa petani di daerahnya masih perlu bantuan pemerintah karena banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. ***

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s