SETELAH 2009, SHS MENDATANGKAN DUNIA DI SULUT DENGAN TIGA KEGIATAN; WOC, CTI SUMMIT, SAIL BUNAKEN, AWAL 2010 INI JUGA KEMBALI SHS HADIRKAN DUNIA MELALUI ASIA PACIFIC CONFERENCE (ASPACC) ON HEALTH LAW

Sulut Mendunia, Wisatawan Meningkat

Sinyo Harry Sarundajang (SHS)

Berbagai elemen masyarakat di Sulawesi utara menyambut positif penyelenggaraan Asia Pacific Conference (ASPACC) on Health Law yang akan berlangsung di Manado, Mei mendatang. Sebab, dengan berlangsungnya kegiatan bertaraf internasional  ini akan memberi dampak positif terhadap masalah penyelesian hukum yang berkaitan dengan penanggulangan penularan penyakit. Dan, selain itu, kegiatan inipun akan memberi dampak positif terhadap pembangunan ekonomi di Sulut, seperti ketika berlangsungnya tiga even dinia pada 2009 lalu. [….]

Johnson Paoki, pelaku bisnis yang banyak berkecipung pada usaha MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) menilai dengan penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional di Sulawesi Utara akan memberi dampak besar terhadap kemajuan daerah.

Menurut Paoki, keberhasilan pelaksanaan World Ocean Conference (WOC), Coral Triangle Initiative (CTI) Summit  dan Sail Bunaken pada 2009 lalu, sudah menjadi tonggak sejarah mendunianya nama dan kepariwisataan daerah Nyiur Melambai ini. Dan, kesuksesan yang sama pun bisa diraih dalam pelaksanaan Asia Pacific Conference on Health Law, sehingga tren kenaikan kunjungan wisatan bisa lebih meningkat. “Tahun 2009, Sulut dinilai sangat berhasil. Tolok ukurnya bisa dilihat dari kunjungan wisatawan di daerah ini yang terus menikat dengan pesat,” jelas Paoki.

Berdasarkan data daeri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulut, selang 2009 lalu, tren perkembangan kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara di daerah ini mengalami peningkatan signifikan. Khusus untuk target kunjungan wisatawan nusantara, ternyata bisa melebihi target yang ditetapkan dalam RPMJ, dimana dari target 324.587untuk 2010, jumlah tersebut telah terlampaui bila melihat total kunjungan tahun 2009 yang sudah pada angka 1.529.973 orang.

Sementara, untuk wisatawan mancanegara tercatat, sudah mencapai angka 51.977 orang setelah sebelumnya masih tercatat 19.937 orang (2005), 19.940 orang (2006), 25.141 orang (2007), dan 32.760 wisatawan (2008). “Hal ini disebabkan oleh banyaknya agenda nasional maupun internasional yang dihadirkan Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang (SHS) di daerah sepanjang 2009. Pelaksanaan Asia Pacific Conference (ASPACC) on Health Law yang bakal dihadiri ribuan peserta ini, kiranya juga bisa berlangsung dengan baik sehingga tren kunjungan wisatawan di daerah ini akan terus meningkat,” kata DR drh FD Rotinsulu, Kepala Disbudpar  Sulut usai menyampaikan Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan 2010 kepada Gubernur Sarundajang, akhir pekan lalu. (mcs)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s