SARUNDAJANG AJAK WARGA SULUT UNTUK LEBIH PERERAT SOLIDARITAS ANTARSESAMA, SALING MENGASIHI, CINTA DAMAI DAN TETAP KEDEPANKAN RASA PERSAUDARAAN

RAKYAT DIMINTA KAWAL PILKADA

Cintah kasih yang tak pernah pudar. Marilah kita saling mencintai sebagaimana mereka.

SHS: “MARILAH KITA SALING MENCITAI”

Gubernur Sinyo Harry Sarundajang mengajak masyarakat untuk lebih mempererat rasa solidaritas antarsesama, saling mengasihi, cinta damai dan tetap mengedepankan serasa sepenanggungan dalam persaudaraan. Sebab, menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), tensi politik masyarakat dipastikan akan naik. Hindari benturan politik. Janganlah Pilkada membuat warga tercerai-berai. [….]

Ajakan Gubernur Sarundajang ini disampaikannya dalam kunjungan kerja di Desa Talawaan Bantik, Kecamatan Wori, Kabupaten Minut dan Desa Popareng, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel. Di Desa Talawaan Bantik, Gubernur meresmikan pengunaan gedung gereja GMIM, Jemaat Bukit Zaitun. Sementara, di Desa Popareng, dalam rangka meresmikan penggunaan Gereja KGPM Nasaret, Jemaat Popareng.

Dalam kunjungan kerja yang juga dihadiri sejumlah Kepala SKPD tersebut, Gubernur pun berharap kepada masyarakat untuk bisa sama-sama mengawal pelaksanaan Pilkada di Propinsi Sulawesi Utara. “Kedaulatan, di tangan rakyat. Jadi, marilah hati nurani kita yang bicara. Bukan karena dipengaruhi atau mempengaruhi. Awasi pelaksanaan Pilkada sehingga dapat berlangsung Jurdil,” kata Gubernur Sarundajang.

Menurut Gubernur ajakan dan harapannya ini perlu diingatkan karena melihat gejala politik yang kurang beretika sudah mulai merasuki masyarakat. Gubernur meminta agar keamanan, ketertiban dan kedamaian yang telah tercipta di kota Nyiur Melambai ini, janganlah  diabaikan hanya karena kepentingan sesaat. “Mari kita sama-sama ciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tegas Gubernur yang akrab disapa SHS ini.

Ditambahkan Gubernur, politik bisa membuat kita punya perbedaan pilihan. Namun ingat, momentum Pilkada yang hanya berlangsung lima tahunan ini jangan dikotori sebab merupakan bagian terpenting dalam menentukan arah pembangunan ke depan.  “Saya berharap, kita tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan di atas segalanya. Pilihan politik boleh masing-masing asal jangan membuat kita saling bermusuhan. Jangan rusak persaudaraan dan masa depan daerah ini hanya karena berbeda pilihan,” demikian Gubernur.

Menghadirkan kedamaian dan suasan kondusif daerah, jelas Sarundajang, hanya bisa tercipta bila masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu menyesatkan. “Sekali lagi, saya berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan black campaign, masalah money politics atau apa saja yang biasanya timbul jelang Pilkada dan dilakukan oknum warga tertentu dalam merusak tatanan politik daerah. Bersaing jo sehat. Jangan rusak demokrasi yang sudah berjalan baik hanya karena mengejar ambisi. Berpolitik santunlah. Kita harus kedepankan etika politik dalam berdemokrasi,“ kata Sarundajang.

Pada bagian lain, Gubernur menyentil soal komitmennya membangun Sulawesi Utara dengan tanpa korupsi. “Korupsi bukan kejahatan biasa. Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Makanya harus ditangani secara luar biasa pula. Saya sudah berkomitmen untuk Membangun Tanpa Korupsi,“ demikian Gubernur Sarundajang. (mcs)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s